Fungsi Kegunaan Pasir Silika Silica Sand

Pasir silika, yang juga dikenal dengan nama pasir kuarsa, merupakan salah satu mineral yang paling banyak ditemukan di kerak bumi. Pasir ini terbuat dari silikon dioksida (SiO₂) dan memiliki struktur kristal heksagonal. Pasir silika dikenal karena sifat fisik dan kimianya yang stabil, dengan kekerasan Mohs 7 dan densitas sekitar 2,65 g/cm³. Bentuk umum pasir silika adalah prisma segienam dengan ujung piramida segienam, yang membuatnya sangat berguna dalam berbagai industri. ~ Pasir Silika Silica Sand

Pasir silika memiliki banyak aplikasi yang luas, dari yang paling sederhana hingga yang sangat teknis. Keberadaannya tidak hanya penting dalam kehidupan sehari-hari tetapi juga dalam sektor industri dan manufaktur. Salah satu keunggulan utama pasir silika adalah kemurnian dan kekuatan strukturalnya, yang menjadikannya bahan baku utama dalam produksi kaca, beton, keramik, dan juga digunakan dalam penyaringan air dan berbagai aplikasi lainnya.

Pasir Silika Silica Sand

Manfaat dan Kegunaan Pasir Silika

Pasir silika memiliki banyak kegunaan yang sangat penting baik bagi kehidupan sehari-hari maupun bagi industri. Berikut adalah beberapa fungsi utama pasir silika:

1. Sebagai Media Penjernihan Air

Pasir silika sering digunakan dalam sistem penyaringan air, baik untuk air minum, air tanah, air PDAM, atau air gunung. Dalam proses ini, pasir silika berfungsi untuk menghilangkan kandungan lumpur, sedimen, dan partikel-partikel kotoran dalam air. Pasir ini biasanya digunakan sebagai pre-filter sebelum air diproses lebih lanjut dengan filter lain, seperti carbon active filter, manganese filter, atau softener filter, guna memastikan kualitas air yang bersih dan aman untuk dikonsumsi.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pasir silika efektif dalam menghilangkan kontaminan dalam air, termasuk logam berat dan partikel terlarut lainnya. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Water Research mengungkapkan bahwa pasir silika dapat digunakan untuk mengurangi kadar partikel halus dalam air yang sangat efektif pada berbagai kondisi (Chien et al., 2020). Pasir silika juga digunakan untuk mengatasi masalah pencemaran air, seperti yang dijelaskan dalam jurnal Environmental Technology yang menunjukkan efektivitasnya dalam menyaring air dari pencemar industri (Ali et al., 2022).

2. Sand Blasting (Pembersihan Karat dan Kerak)

Sand blasting adalah teknik untuk membersihkan kerak, karat, dan noda pada permukaan logam atau mesin menggunakan pasir silika dengan tekanan tinggi. Teknik ini banyak digunakan dalam industri otomotif, konstruksi, dan pembersihan permukaan logam lainnya. Pasir silika dengan ukuran mesh 8×30 biasanya digunakan dalam aplikasi ini.

Penggunaan pasir silika untuk sand blasting juga dibahas dalam berbagai studi. Dalam jurnal Journal of Materials Processing Technology, disebutkan bahwa pasir silika yang digunakan dalam sand blasting dapat meningkatkan efisiensi pembersihan logam karena memiliki tingkat kekerasan yang tinggi (Abdel-Wahab et al., 2018). Selain itu, pasir silika juga membantu mengurangi korosi pada permukaan logam dengan menghilangkan lapisan oksida dan kotoran.

3. Industri Konstruksi dan Cor-Coran

Pasir silika digunakan dalam industri konstruksi, terutama dalam campuran beton untuk cor-coran. Pasir silika dengan ukuran mesh 14×20 sering digunakan dalam pembuatan beton, plesteran, dan mortar karena kemurnian dan strukturnya yang stabil, yang memberikan kekuatan tambahan pada material bangunan.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Cement and Concrete Research, pasir silika dapat meningkatkan daya tahan beton terhadap abrasi dan perusakan (Turgut & Yarar, 2009). Pasir silika yang digunakan dalam beton juga telah terbukti memberikan ketahanan lebih baik terhadap retak, serta memperbaiki sifat mekanik beton secara keseluruhan. ~ Pasir Silika Silica Sand

4. Sebagai Bahan Pembuatan Genteng Metal/Logam

Pasir silika digunakan dalam industri pembuatan genteng metal atau logam untuk meredam suara bising akibat hujan. Saat air hujan mengenai genteng metal, pasir silika membantu meredam suara rintikan air sehingga menciptakan lingkungan yang lebih nyaman di dalam ruangan.

Penelitian dalam Journal of Building Acoustics juga menunjukkan bahwa bahan penahan suara, seperti pasir silika, dapat digunakan untuk meredam suara hujan yang terdengar pada atap logam. Dalam studi ini, pasir silika berfungsi untuk mengurangi tingkat kebisingan akibat hujan yang sangat bermanfaat dalam pengembangan bangunan yang berfokus pada kenyamanan akustik (Balmforth et al., 2015).

5. Bahan Baku Industri Keramik

Pasir silika merupakan bahan baku penting dalam industri keramik dan pembuatan ubin, tegel, serta mosaik. Kandungan silika yang tinggi memberikan kekuatan dan kestabilan pada produk keramik, menjadikannya lebih tahan lama dan kuat.

Selain itu, pasir silika juga digunakan dalam industri kaca karena kemurnian silika yang tinggi. Sebuah studi dalam Ceramics International menunjukkan bahwa pasir silika yang digunakan dalam pembuatan keramik dan kaca memiliki efek yang signifikan terhadap kualitas produk akhir, seperti ketahanan terhadap panas dan sifat optik (Lee et al., 2017).

6. Bahan Baku Pembuatan Kaca dan Semen

Pasir silika juga digunakan dalam pembuatan kaca, semen, dan bahan bangunan lainnya. Dalam industri kaca, pasir silika adalah komponen utama yang memberikan transparansi dan kekuatan pada produk kaca. Sedangkan dalam industri semen, pasir silika berfungsi sebagai bahan campuran untuk menghasilkan beton berkualitas.

Pasir silika memiliki kemampuan untuk mempengaruhi kekuatan produk kaca, seperti dijelaskan dalam Journal of Non-Crystalline Solids. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kandungan silika dalam campuran bahan baku, semakin kuat dan tahan lama kaca yang dihasilkan (González et al., 2020).

7. Bahan Pembuatan Karet, Cat, dan Ban

Dalam industri karet, cat, dan ban, pasir silika digunakan sebagai bahan pengeras atau penguat. Khususnya, nano silica digunakan dalam industri ini untuk meningkatkan kualitas produk, memberikan kekuatan tambahan, serta meningkatkan ketahanan terhadap abrasi dan keausan.

Penggunaan nano silica dalam karet dan ban juga diteliti dalam jurnal Polymer Testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nano silica dapat meningkatkan ketahanan karet terhadap suhu ekstrem, meningkatkan kekuatan tarik, serta memperbaiki sifat elastisitas karet (Chen et al., 2019).

8. Industri Ferro Silikon dan Silicon Carbide

Pasir silika juga digunakan dalam pembuatan ferro silikon dan silikon karbida, yang merupakan bahan abrasif yang digunakan dalam sandblasting dan pemotongan logam. Ferro silikon juga digunakan dalam industri baja untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan terhadap korosi.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Alloys and Compounds menyebutkan bahwa penggunaan pasir silika dalam produksi ferro silikon menghasilkan produk dengan kualitas lebih tinggi yang lebih tahan terhadap korosi dan oksidasi (Hassan & Al-Sawadi, 2020).

Proses Penambangan Pasir Silika

Penambangan pasir silika dimulai dengan penggalian pasir kuarsa dari alam, yang kemudian diproses untuk menghilangkan kotoran dan material yang tidak diinginkan. Pasir yang telah ditambang akan dicuci untuk menghilangkan kotoran dan tanah, kemudian disaring berdasarkan ukuran butiran. Setelah itu, pasir silika dikeringkan untuk meningkatkan kadar SiO₂ dan menjadikannya siap untuk digunakan dalam berbagai aplikasi industri.Ref

 Sekian Informasi Terbaru April 2025 Tentang Fungsi Kegunaan Pasir Silika Silica Sand dari website inviro.id. Bagi Bapak/Ibu Sobat INVIRO yang sedang mencari atau membutuhkan berbagai parts/material/komponen alat filter penjernih air minum dengan harga yang cukup murah dan kompetitif, silakan menghubungi kami melalui layanan pelanggan yang tersedia Disini.

Terima kasih!