Fungsi Kegunaan Filter GAC (Granullar Activated Carbon)

Filter GAC adalah filter yang terbuat dari karbon aktif berbentuk butiran (granular) yang digunakan untuk menyaring dan menjernihkan air. Sebagai pelaku usaha di bidang Air Minum Isi Ulang, Anda pasti sudah familiar dengan penggunaan Filter GAC dalam proses penyaringan air. Meskipun Indonesia dikenal dengan kekayaan alamnya, kebutuhan akan air bersih, terutama di perkotaan, masih menjadi tantangan yang harus dihadapi. Filter GAC menjadi solusi untuk membantu menyediakan air bersih, bebas bau, dan aman dikonsumsi. ~ Kegunaan Filter GAC

Kegunaan Filter GAC

Apa itu Filter GAC?

Granular Activated Carbon (GAC) adalah media filter berbentuk butiran yang digunakan untuk menyerap berbagai kontaminan dalam air, termasuk bau tidak sedap, klorin, dan bahan kimia berbahaya lainnya. Filter ini biasanya digunakan dalam sistem penyaringan air, seperti di mesin Reverse Osmosis (RO) atau dalam instalasi depot air minum isi ulang. Filter GAC harus dipasang dalam housing filter dengan ukuran yang sesuai, seperti 10 inci atau 20 inci, tergantung pada jenis dan kapasitas sistem penyaringan yang digunakan.

Penggunaan GAC dalam penyaringan air telah banyak diteliti dan diakui oleh berbagai publikasi ilmiah. Sebagai contoh, menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Environmental Management (2017), karbon aktif granular terbukti sangat efektif dalam menghilangkan klorin dan bahan kimia organik lainnya yang sering ditemukan dalam air berklorin. Penelitian tersebut menyoroti betapa pentingnya penggunaan GAC dalam mengurangi polusi air, terutama di daerah perkotaan dengan tingginya penggunaan bahan kimia dalam pengolahan air. ~ Kegunaan Filter GAC

Kapan Harus Mengganti Filter GAC?

Filter GAC umumnya perlu diganti setiap 3 hingga 4 bulan, tergantung pada tingkat pemakaian dan kualitas air baku yang digunakan. Semakin baik kualitas air baku, semakin lama filter ini dapat digunakan sebelum mencapai titik jenuh. Jika kualitas air baku buruk, seperti banyak mengandung kotoran, bau, atau bahan kimia, filter GAC akan lebih cepat jenuh dan memerlukan penggantian.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Water Research (2016) menunjukkan bahwa karbon aktif granular dapat bertahan lebih lama jika air yang disaring memiliki tingkat kontaminasi yang rendah. Sebaliknya, dalam kondisi air yang lebih tercemar, seperti yang terjadi di daerah industri, filter GAC akan lebih cepat jenuh dan membutuhkan penggantian yang lebih sering. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya melakukan pemeliharaan rutin pada sistem penyaringan yang menggunakan GAC agar tetap efektif dalam menghilangkan kontaminan.

Manfaat Filter GAC dalam Penyaringan Air:

  1. Mengurangi dan Menghilangkan Kontaminan Berbahaya
    Filter GAC efektif menghilangkan pestisida, kaporit, klorin, dan bahan kimia berbahaya lainnya dalam air, sehingga air yang dihasilkan menjadi lebih aman untuk dikonsumsi. Menurut Environmental Science and Technology (2018), karbon aktif memiliki kapasitas yang sangat baik dalam mengadsorpsi bahan kimia organik dan anorganik, yang membuatnya sangat efektif dalam aplikasi penyaringan air minum.

  2. Menghilangkan Bau Tidak Sedap
    Filter GAC dapat menghilangkan bau yang tidak diinginkan dalam air, seperti bau kaporit atau bau lainnya, yang sering ditemukan pada air yang telah diberi perlakuan klorin. Studi yang diterbitkan dalam Journal of Hazardous Materials (2015) menyatakan bahwa karbon aktif dapat mengurangi bau yang berasal dari klorin dan senyawa organik yang mudah menguap, meningkatkan kualitas rasa dan bau air.

  3. Meningkatkan Rasa Air
    Dengan menghilangkan bahan kimia dan kontaminan lainnya, filter GAC dapat memperbaiki rasa air, menjadikannya lebih segar dan normal untuk diminum. Penelitian yang dipublikasikan di Food and Chemical Toxicology (2017) menunjukkan bahwa penyaringan air menggunakan GAC dapat meningkatkan rasa air dengan menghilangkan bahan kimia berbau yang mengubah rasa alami air.

  4. Menyaring Kotoran dan Partikel
    Filter GAC juga dapat menyaring kotoran, debu, pasir, karat, cacing, dan lumpur, sehingga air menjadi lebih bersih dan jernih. Journal of Water and Health (2019) mengungkapkan bahwa GAC memiliki pori-pori mikroskopis yang mampu menahan partikel-partikel kecil, meningkatkan efektivitas penyaringan dalam menghilangkan sedimen dan partikel besar yang mungkin ada dalam air.

  5. Menjernihkan Air Keruh
    Air yang keruh, berwarna kuning, hitam, atau coklat dapat dijernihkan dengan menggunakan Filter GAC, menghasilkan air yang lebih jernih dan nyaman untuk digunakan. Penelitian yang dipublikasikan dalam Desalination and Water Treatment (2014) menunjukkan bahwa GAC memiliki kemampuan untuk menghilangkan material yang menyebabkan air menjadi keruh, seperti humus dan senyawa organik lainnya.

Aplikasi Filter GAC

Filter GAC banyak digunakan di berbagai sektor, seperti:

  • Rumah Tangga: Untuk menghasilkan air minum yang lebih bersih dan aman di rumah. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Environmental Health (2020) menunjukkan bahwa penggunaan filter GAC di rumah tangga dapat mengurangi paparan terhadap kontaminan berbahaya, seperti klorin dan pestisida, yang sering ditemukan dalam air ledeng.

  • Kantor: Sebagai bagian dari sistem penyaringan air di kantor untuk memastikan air yang dikonsumsi oleh karyawan bebas dari kontaminan. Science of the Total Environment (2019) mengkonfirmasi bahwa penerapan teknologi penyaringan air berbasis GAC di kantor membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat dengan menyediakan air yang lebih aman untuk konsumsi sehari-hari.

  • Industri dan Pabrik: Digunakan dalam sistem pengolahan air untuk memenuhi standar air bersih yang diperlukan untuk proses industri. Penelitian dalam Water Science and Technology (2017) menunjukkan bahwa filter GAC dapat meningkatkan kualitas air dalam aplikasi industri, seperti di pabrik pengolahan makanan dan minuman, dengan mengurangi kontaminan yang dapat mempengaruhi produk akhir.

Proses Kerja Filter GAC

Karbon aktif bekerja melalui proses yang disebut adsorpsi, di mana molekul polutan dalam air terjebak di dalam struktur pori karbon aktif. Setiap butir karbon memiliki permukaan yang luas, yang memungkinkan polutan teradsorpsi secara maksimal. Karbon aktif memiliki luas permukaan yang sangat besar; satu pon karbon aktif (sekitar 450 gram) memiliki luas permukaan sekitar 100 hektar.

Proses ini juga dikenal dengan kemampuan mengikat polutan kimiawi yang terkandung dalam air, seperti klorin dan pestisida, menjadikannya ideal untuk sistem penyaringan air. Penelitian dalam Environmental Pollution (2018) menunjukkan bahwa GAC memiliki kapasitas yang luar biasa dalam mengadsorpsi senyawa organik, termasuk pelarut industri dan kontaminan lainnya, membuatnya menjadi pilihan utama dalam penyaringan air.Ref

Sekian Informasi Terbaru April 2025 Tentang Fungsi Kegunaan Filter GAC (Granullar Activated Carbon) dari website inviro.id. Bagi bapak/ibu Sobat INVIRO semua, yang hendak sedang mencari/membutuhkan dan berbagai parts/material/komponen alat filter penjernih air minum dengan harga yang cukup murah dan kompetitif, silahkan menghubungi ke Nomor Kontak Layanan CS Kami Disini.